Ini adalah pertanyaan pertama kali yang ku lontarkan ke suami, waktu dia menggebu-gebu pengen nikah sama aku. "Kenapa mau nikah sama aku?" dan ternyata jawabannya "Supaya bisa bebas jalan-jalan (bebas diculik, sudah halal)".. dan ternyata setelah menikah, bulan pertama menikah ke wisata di samarinda aja naik kapal wisata. seperti ini:
![]() |
| sumber: TribunKaltim.com |
Bulan kedua kami pergi ke kampung halaman suami, di kubar.. tepatnya daerah desa mencimai
![]() |
| sumber: youtube.com |
Bulan ketiga honeymoon ke balikpapan, rencananya sih pengen camping dipantai, eh malah hujan.. jadilah kami bermalam di hotel saja, sambil jalan-jalan keliling balikpapan, hujan hujan gerimis gitu. pas sampai di pantai manggar, gabut berdua, entah kenapa koq kayak ada perasaan ada yang kurang. baper liat anak kecil. dan 3 bulan sudah pernikahan koq belum ada tanda-tanda dikasih keturunan. pasrah wallahu'alam aja, semoga meskipun cuman berdua kita tetap bahagia.
Qadarullah, di bulan ke-empat setelah menikah, testpackku garis 2.. hihi Alhamdulillah wa syukurilah. sekarang, aku sadar. jalan-jalan, quality time, me time itu bukan dimana tempatnya. tapi sama siapanya. baru itu merasakaan jalan-jalan bosan waktu ke balikpapan karena hujan, dan karena baper pengen punya anak hihi. makanya, aku sekarang bukan karena ga ada waktu buat me time, yaa me timeku ya harus sama suami, sama keluarga, ga tau kenapa kalo sama teman aku ga bisa meninggalkan suami, anak. mungkin karena dengan siapanya itu ? aku mungkin kurang se frekuensi dengan teman-teman sekarang, jadi ga enak lagi rasanya. hihi entahlah hormon kedewasaan.
Setelah ada pemikiran seperti itu, suami sedih ga bisa ajak jalan-jalan trus karena ada goal kita yang mau dicapai (jadi menghemat, dan belajar hidup minimalis). ku katakan padanya: "Falling in love with you is an adventure"
semoga goal kita itu tercapai, dan bisa jalan-jalan bertiga, walaupun ditempat sederhana, yang penting bertiga!. -aku, suami, anak.. aammiinn yaa Allah ~





.jpg)






