Kamis, 30 September 2021

Papa-ndaaa dan Mama-ndaaa

 Bissmillah ~

sudah siapkah kita jadi orang tua ? waktu awal menikah kami memang merencanakan untuk menunda dulu punya anak, karena kelabilan kita ketika bertengkar, aku tidak ingin anak sampai lihat kita bertengkar. tapi, setelah ku pikir lagi, kenapa kita menunda kalo kakak ku malah sangat mengharapkan anak selama 10 tahun lamanya menunggu. kita malah menunda ~ maka karena itu bissmillahirohmanirohim, kami meniatkan untuk memiliki seorang anak.

saat itu memasuki bulan puasa di hari pertama, aku ragu ingin sahur karena belum ada tanda-tanda datang bulan, takut kalo tiba-tiba mencoba puasa malah kena prank haid. akhirnya ku coba untuk test pack..


Alhamdulillah ~ segera ku datangin suami di kamar.. ku bangunkan dia, "yang, yang, coba liat ini" dan responnya langsung melek, kaget, takjub, tapi nyebut "Astaghfirullah" dia salah sebut harusnya "MasyaAllah", maklum lah suami masih bingung penyebutan seperti itu wkwkwk.. aku langsung di cium dan dipeluknya. langsung kabarin kakak juga yang duluan lebih 2 bulan hamilnya dibanding aku. iya kita jadi hamil barengan ~ dan mulai pelakukan pengecekan usg di dokter hesti di depan rumah sakit islam dulu.
mulai membeli susu dan vitamin blackmores khusus ibu hamil dan menyusui



sangat eneggg sekali minum susu, akhirnya punya cara baru minumnya dengan es batu hehe
tanda-tanda kehamilan trimester pertama macam mual pun di mulai ~


pengen makan yang asem-asem dan pedan terus, hihi ~ pencok kalo disini menyebutnya.. setiap hari pasti beli jeruk, mangga, dan buah pir. karena aku ga mau makan nasi. sampe ada saat suami bikinin nasi goreng demi aku bisa makan. suami selama aku mual, mengerti aku ga bisa masak, jangankan masak, makan aja aku susah. dia hampir tiap hari goreng telur saja, hihi tanpa mengeluh love you suami.. atau masak sendiri nasi goreng seperti ini, tapi yang terjadi aku makan, dan aku muntahkan, dan dia juga yang bersihkan muntahannya, huhuhuh maafkan aku suami, love youu again ~

sungguh nikmat sekali perjuangan di trimester 1, tapi aku selalu bersyukur, aku mual, mabuk berarti memang ada anakku didalam perutku ini.. semoga selalu sehat, normal tidak kurang suatu apapun. aammiinn yaa rabbal alamin ~